45 Hal yang Jangan Dilakukan Sebelum dan Saat Kuliah Kerja Nyata (KKN)

 

1. Tidak ikut survey lokasi KKN.

2. Atau ikut, padahal ga diajak.

3. Atau diajak. Tapi ngelunjak.

4. Atau ga ngelunjak. Tapi nonton Mimi peri.

(Temen KKN gua yang satu ini demen banget nonton Mimi Peri)

5. Tidak rapih dan membawa gitar. Nanti kalau pas ngetuk pintu masuk kelurahan disangka pengamen dan dikasih receh, malah seneng.

6. Berdandan dengan gaya rambut yang kurang pas untuk datang ke kelurahan. Rambut dengan poni ke depan sampai menutupi sebelah mata, misalnya. Ingat, kamu bukan Andika Kangen Band.

7. Datang dengan naik delman istimewa. Kecuali sambil turut Ayah ke kota.

8. Datang naik motor. Ketika Pak Lurah kebetulan sedang di luar ruangan dan datang untuk menghampiri, berkata,”Bapak, Bapak Edi bukan? Yang ke Condet? Mau pakai masker, pak?”

9. Maskernya masker kunyit.

10. Mengetuk pintu dengan birama tertentu.

11. Waktu ditanya oleh petugas kelurahan,”Ada apa ya?”, malah menjawab,”Ada apa hayoo?”

12. Atau,”Coba tebak ada apa?”

13. Saat pintu dibuka, dengan antusias berkata,”Selamat siang pak. Bapak punya waktu 5 menit? Saya ga jualan kok.”

14. Saat pintu dibuka, menutupnya kembali.

15. Memakai kostum Naruto, dan saat pintu dibuka, berkata,”Rasengan!”

16. Mengenakan piyama dan bawa guling. Widih, mau langsung nginep mas dan mbaknya?

17. Datang beramai-ramai. Barenga Ayah, Ibu, dan kawanan saudara beserta seperangkat alat shalat. Itu mah lamaran, mylop.

18. Ga melepas alas kaki. Malah melepas penat.

19. Datang bersama teman. Teman sepermainan.

20. Minta makan. Padahal ga ditawarin.

21. Atau ditawarin. Namun ngelunjak.

22. Atau ga ngelunjak. Tapi nonton Mimi peri.

23. Ketika ditanya siapa namanya, menjawab,”Wahyu, Pak. Nama panjangnya, Wahyu so serious~”

24. Menanyakan siapa nama pak Lurah beserta, hobi, zodiak, dan makanan kesukaan.

25. Menjawab pertanyaan pak Lurah, sambil bernyanyi. Syaiful Jamil, is that you?

26. Membawakan Pak Lurah sebungkus martabak manis. Lalu merayu dengan bilang,”martabak manis, Pak Lurah manis. Diabetes nih nanti”. Waelah mahasiswa.

27. Mengajak Pak Lurah minum kopi, bersianida.

28. Membawakan sebuah pajangan untuk Pak Lurah berupa poster yang kurang cocok. Poster Avenged Sevenfold, misalnya.

29. Saat ditawari minum, malah balik menawari obat herbal.

30. Menolak minum kopi dan lebih memilih minum susu. Dan saat ditanya pake es atau ga, menjawab dengan lawakan yang seharusnya sudah punah dari peradaban,”Kalo ga pake es, jadi uu dong, Pak Lurah.”

31. Waktu diajak bicara oleh Pak Lurah, malah asik bermain handphone.

32. Atau bermain perasaan.

33. Atau bermain bola plastik. Kok susah banget ya hidupnya, ke kelurahan masih aja main bola plastik.

34. Begadang, lalu tidur di siang hari. Pules pula.

35. Bandel Molimo (5M)

  • Main (Judi)

 

  • Madon (Main Perempuan)

  • Maling (Nyuri)

  • Minum (alkohol)

  • Madat

Hindari Bandel Molimo agar tidak…

…dan agar…

36. Ketika ditanya oleh Pak Lurah apa visi misi untuk kegiatan KKN, malah menjawab dengan motto,”2019 ganti lurah”.

37. Pas diajak makan, ngeluarin Tupperware.

38. Selesai makan, minta bungkus.

39. Dibungkusin, minta dianterin ke rumah.

40. Saat pamit pulang, membawa oleh-oleh berupa gelas, piring, dan ember kelurahan.

41. Pulang terburu-buru. Naik mobil. Mobil Pak Lurah.

42. Berpamitan dengan bilang,”Siap, Pak Lurah, nanti kita kesini lagi.” Padahal ga ditanya.

43. Atau ditanya. Namun basa basi.

44. Atau ga basa basi. Tapi nonton Mimi Peri.

45. Memikirkan 45 hal yang jangan dilakukan sebelum dan saat KKN.